31.6 C
Tangerang
Sunday, September 25, 2022
Home Trending 5 Kali Gempa Susulan Di Malang Merenggut 8 Korban Jiwa

5 Kali Gempa Susulan Di Malang Merenggut 8 Korban Jiwa

inajournal.com – Guncangan gempa berkekuatan magnitudo 6,1 di wilayah Selatan Kabupaten Malang ini tercatat terjadinya gempa susulan di malang sebanyak 5 kali dan menewaskan 8 orang. “Melaporkan perkembangan kejadian gempa bumi di laut barat daya Kabupaten Malang pada hari Sabtu, 10 April 2021 pukul 21.00 WIB, 8 orang dinyatakan meninggal dunia,” kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Yanuar Rachmadi seperti yang dilansir dari sumber berita cnnindonesia.com.

Dari 8 korban jiwa yang terdampak, 5 diantaranya berada di Lumajang. Sedangkan 3 orang lainnya berada di Kabupaten Malang. Identitas korban yang meninggal antara lain, Ahmad Fadholi dan Sri Yani (46) warga desa Tempurejo RT 02 RW 02, Kecamatan Tempursari. Kemudian Juwanto, alamat RT 4 RW 9, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Nasar Alias H Amin warga Desa Kaliuling RT1 RW 3 kecamatan Tempursari dan Bonami yang merupakan warga desa Kaliuling Blok Halimo, Tempursari. 

Lalu korban bernama Imam, warag desa Sidorenggo Rt 32 kecamatan Ampelgading, Munadi (70) alamat RW 3 RT 12 desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Misni (53) Warga dusun Krajan  RT 01 RW 01 Desa Tamansari Kecamatan Ampelgading. Diduga semua korban yang meninggal diakibatkan karena tertimpa material bangunan dan ada yang tertindih reruntuhan  tebing di jalur Lumajang Malang. Selain korban yang meninggal diketahui ada pula 1 korban mengalami luka parah da 24 orang lainnya mengalami luka ringan. 

Dampak Lain Setelah Terjadi 5 Kali Gempa Susulan Di Malang

Gempa Susulan Di Malang

Gempa ini merupakan gempa susulan yang kelima kalinya terjadi di Kabupaten malang bahkan gempanya tersebut juga dilaporkan terasa hingga daerah Istimewa Yogyakarta Jawa Tengah. “Gempa dirasakan ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan dari gempa utama berkekuatan 6,1 yang terjadi pada hari Sabtu kemarin, 10 April 2021, pukul 14.00.16 WIB,” ujar Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono Seperti yang dilansir dari sumber berita medcom.id.

Episentrumnya berada di laut selatan Kepanjen, Kabupaten Malang Jawa Timur. Bisa dikatakan gempanya hanya pembangkit tsunami tetapi tidak memiliki potensi untuk tsunami. Kini mereka yang terdampak masih tengan mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat dan berdasarkan data yang didapat BPBD dari BMKG.

Pasca gempa berkekuatan magnitudo 6,7  kemudian dimutakhirkan menjadi 6,1 di wilayah selatan Kabupaten Malang pada pukul 14.00 sebanyak 5 kali. Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Yanuar Rachmadi mencatat setidaknya kerusakan terjadi di 13 Kabupaten/Kota. 

Yanuar menyebutkan pihaknya telah mendirikan posko pengungsian di Desa Kaliuling, Tempursari, Lumajang. Posko diperuntukkan bagi warga yang bangunan rumahnya terdampak hingga rusak berat. Selain korban jiwa terdapat kerugian material dan kerusakan di 11 rumah rusak berat, 194 rumah rusak sedang, 126 rumah rusak ringan, 13 unit rumah rusak, 1 unit pesantren rusak, 11 unit sarana pendidikan rusak, 6 unit sarana ibadah rusak, 7 unit kantor pemerintahan rusak, 1 unit RSUD rusak. Tetapi, sifatnya masih sementara hingga menunggu adanya pendataan tim di lapangan. 

Kemudian di Gresik, rumah rusak ringan 1 unit, Kota Blitar Gempa merusak sebagai ruangan rawat inap RSUD Mardi Waluyo, Kota Malang. Kerusakan di Rusunawa dan Rumah rusak sedang. Kemudian di Kota kediri kerusakan terjadi di gedung IIK Bhakti Wiyata. Di Probolinggo satu rumah rusak ringan dan satu mushola rusak sedang. Di Kabupaten Ponorogo, Satu rumah rusak sedang. Di Jember, rumah rusak berat 1 unit, rumah rusak sedang 7 unity dan rumah rusak parah 6 unit.

Sebelumnya, BMKG mencatat gempa susulan di Malang berkekuatan magnitudo 6,1 itu berada di laut dengan kedalaman 25 km itu tda ada potensi tsunami. “Tidak berpotensi tsunami,” mengutip keterangan BMKG lewat akun Twitter @infoBMKG.

Wilayah yang terdampak lainnya yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Sidoarjo. Kemudian Kota SUrabaya, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang,m Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Madiun dan Kabupaten Tuban. 

Most Popular