31.6 C
Tangerang
Thursday, December 1, 2022
Home Lifestyle 5 Modus Penipuan Kartu Kredit Yang Harus Diwaspadai

5 Modus Penipuan Kartu Kredit Yang Harus Diwaspadai

inajournal.com – Kartu kredit merupakan  salah satu alat pembayaran yang paling populer di saat ini dan sering digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Keunggulannya kamu akan merasakan mudah dalam pembayaran, banyak promo dan praktis. Sehingga kamu akan mudah bijak dalam mengguankannya. Di zaman modern juga bukan hanya memudahkan kamu berbelanja saat ini saja, tetapi banyak para penipu yang celahnya juga semakin banyak. Seperti modus penipuan kartu kredit yang sudah sering terjadi saat ini.

Apalagi saat ini kalau kamu ingin belanja di jumlah yang besar saat uang anda kurang atau sedang kepepet kamu bisa gunakan kartu kreditnya sebagai penyelamat untuk kebutuhan hidup dan gaya hidup. Korean transaksi dan info pembayaran yang bocor bisa memudahkan pihak siapapun pembajaknya atas namamu, kamu harus waspada dengan celah-celah tersebut.

Banyak medianya seperti platform digital dan lainnya untuk memudahkan mereka menipu kamu. Buat kamu para pengguna kartu kredit, pernah tidak sih kamu di telpon oknum penipu? Jangan sampai kalau bisa, karena sangat merugikan. Berikut ini merupakan modus yang wajib kamu ketahui.

Bentuk  Modus Penipuan Kartu Kredit Yang Harus Kamu Ketahui

Modus Penipuan Kartu Kredit

  1. Modus Poin Kartu Bisa Ditukar Hadiah
    Modus penipuan kartu kredit ini merupakan modus yang simple tetapi bisa merugikan. Siapa sih yang tidak tergiur dengan  hadiah?  Biasanya penipu tersebut akan meminta kode verifikasi lewat SMS. Kalau kamu mendapatkan telepon dengan permintaan tersebut kamu bisa dipastikan sedang diincar oknum penipu. Siapapun tidak ada yang boleh tahu kode 6 angka tersebut karena kalau tidak akan bocor semua informasi kartu kredit kamu yang akan digunakan tanpa bertanggung jawab itu.
  2. Perubahan Tarif
    Kalau semisalnya kamu mendapatkan telepon dengan embel-embel perubahan tarif seperti Halo, selamat siang. Saya ingin menginformasikan tentang adanya perubahan tarif layanan kartu kredit, kalau Anda merasa keberatan kami bisa bantu. Nanti kami kirim kode lewat SMS, mohon bacakan nomornya untuk sinkronisasi data.

    Kamu jangn langsung yakin kalau ini adalah layanan bank. Padahal telepon seperti ini bisa menjadi bentuk penipuan. Jelasnya disaat penipu menanyakan kode yang akan dikirim lewat sms.  Hanya Kamu saja yang boleh tau angkanya, hingga pihak bank pun tidak diperkenankan menanyakan soal 6 angka tersebut.

  3. Berkedok Penjual Olshop
    Nih buat kamu yang sering gunakan kartu kredit untuk belanja online, harus waspada dengan bentuk penipu yang modusnya berkedok sebagai penjual olshop. Biasanya penipu akan menawarkan pengiriman barang yang lebih cepat untuk berpura-pura  lagi banyak pesanan. Terkadang si penipu akan berdalih  akun e-commerce yang memiliki gangguan. Sehingga si penipu akan menghubungi melalui telepon dan meminta 6 kode  lewat sms. Jangan sembarang untuk bertransaksi online.
  4. Update Data Dan Minta kode Rahasia
    Modus yang dipakai penipu mengatasnamakan pegawai bank, Penipu akan beralasan  nasabah harus melakukan update data. Kode yang diminta si penipu ini jelas kode 6 angka yang sebagai sistem keamanan dalam transaksi online. Dengan memasukan nomor OTP berarti kamu menyetujui pengguna kartu kreditnya untuk membayar transaksi. Selalu ingat nomor OTP ini bersifat rahasia dan tidak boleh diketahui pihak siapapun termasuk pihak Bank. Asosiasi Kartu Kredit Indonesia. Tidak bisa untuk tetap ingat akan kamu betapa pentingnya menjaga  nomor One Time Password (OTP).
  5. Informasikan Transaksi Besar
    Mungkin Kamu akan panik jika dikabarkan akan informasi ini, tiba-tiba kamu kamu ditelpon adanya transaksi yang besar lewat kartu kredit kamu, Padahal hal ini hanya bentuk modus penipuan kartu kredit. Biasanya kalimat yang akan dikeluarkan itu “Saya cek kartu kredit Anda, ada transaksi sebesar 5 juta rupiah.

    Kalau Anda merasa tidak melakukan transaksi, akan kami bantu cancel. Coba Anda cek SMS, ada kode transaksi. Silakan dibacakan nomornya.” Ingat ya guys nomor yang diminta penipu tidak boleh kamu sebutkan. Dari kelima modus di atas ternyata sudah makan banyak korban dan kamu jangan sampai jadi korban selanjutnya. Kamu harus rahasiakan kode yang hanya kamu yang boleh tahu.

Most Popular