31.6 C
Tangerang
Saturday, October 1, 2022
Home Travel Air Terjun Angker Bandung Konon Katanya Ada Yang Pernah Jadi Tumbal

Air Terjun Angker Bandung Konon Katanya Ada Yang Pernah Jadi Tumbal

inajournal.com – Air terjun angker Bandung menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Bandung atau kota kembang ini memang terkenal dengan berbagai wisata alam yang indah menyenangkan, tidak hanya tempat wisata bermain saja, kamu juga bisa berkunjung ke tempat wisata alam yang menarik dan memanjakan mata kamu. Seperti salah satunya pegunungan atau air terjun, main air di air terjun sudah pasti sangat menyenangkan bukan? Namun jangan salah, dibalik keindahan air terjun yang pernah kamu kunjungi, pastinya menyimpan cerita di balik itu.

Seperti salah satunya air terjun yang berada di Bandung, kota yang penuh sejarah ini pastinya juga memiliki destinasi wisata yang memiliki sejarah tersendiri. Air terjun atau yang biasa di sebut curug menjadi tempat wisata yang sering dikunjungi warga lokal untuk berlibur, warga luar Bandung juga mulai banyak yang mengunjunginya.

Buat kamu pecinta alam sekaligus penasaran dengan kisah mistis pada suatu tempat, kamu wajib dikunjungi air terjun yang ada di Bandung ini. Kamu bisa merasakan dua sensai sekaligus, kamu bisa merasa takjub sekaligus merinding dengan suasananya, inga! jangan pergi sendirian ke tempat angker ini.

Air Terjun Angker Bandung Yang Wajib Kamu Kunjungi

Air Terjun Angker Bandung
Curug Panganten

Air terjun panganten ini sebelumnya memiliki nama Curug Sewu yang mengalami perubahan akibat peristiwa kecelakaan sepasang kekasih setelah menikah. Menurut kabar yang beredar, pasangan tersebut terbawa arus, namun hingga saat ini jasadnya tidak pernah ditemukan, selain itu juga warga sekitar mengaku sering mendengar suara gamelan padahal tidak ada seorang pun yang berada di Curug Panganten tersebut, warga bersaksi kalau seperti ada pagelaran yang dilakukan sekitar air terjun tersebut.

Air Terjun Angker Bandung
Curug Malela

Air terjun angker Bandung yang satu ini sering disebut dengan Miniatur Niagara, sebab bentuknya menyerupai air terjun Niagara. Disini sering terjadi peristiwa hanyutan wisatawan secara misterius yang menyebabkan kematian, warga sekitar mengaitkan kematian korban dengan makhluk halus yang sering meminta tumbal di tempat ini, sebaiknya hati hati saat mengunjunginya, selain aliran air yang deras, kamu juga harus menjaga sikap.

Air Terjun Angker Bandung
Curug Omas

Curug omas ini berada di kawasan Taman Hutan Raya Juanda yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Ketika mengunjungi tempat ini, ada seorang pengunjung yang mengaku merasa diperhatikan sosok makhluk halus yang memiliki mata lebar dengan bulu di seluruh tubuhnya, selain itu juga ada perempuan cantik yang bertubuh ular sebagai penguasa di tempat tersebut.

Air Terjun Angker Bandung
Curug Siliwangi

Air terjun angker Bandung yang satu ini dikenal sebagai salah satu petilasan keramat Prabu Siliwangi, konon katanya tempat ini menyimpan pedang di dalam batu sekitar air terjun tersebut yang disebut sebagai Batu Pedang. Menurut cerita yang beredar ada kerajaan gaib yang dipimpin oleh Prabu Siliwangi, jika kamu datang dengan niat buruk kamu tidak akan bisa keluar.

Air Terjun Angker Bandung
Curug Lalay

Di Sekitar Curug Lalay ini ada gua yang disajikan sarang kelelawar, konon katanya ada jelmaan siluman kelelawar yang tubuhnya sangat besar dengan bulu yang berwarna perak. Ketika bulan purnama ada orang yang mengaku melihat sinar berwarna kuning keemasan misterius yang melintas.

Air Terjun Angker Bandung
Curug Aleh

Air terjun angker Bandung yang satu ini memiliki tinggi sekitar 10 meter di atas permukaan laut dan memiliki kedalaman 100 cm. pemandangannya tampak sangat menawan, namun ternyata tempat ini memiliki kisah mistis yang membuat pengunjungnya merasa merinding. Ada laki laki bernama Aleh yang bertapa di Curug tersebut, dan akhirnya ia meninggal dunia, kemudian jasad pria tersebut dibawa penghuni keraton gaib.

Air Terjun Angker Bandung
Curug Dago

Curug Dago memiliki sejarah kerajaan Thailand pada abad ke 19, sebab ada prasasti batu milik Raja Chulalongkom II. Dan kabarnya lokasi ini menjadi tempat bertapa sambil menikmati suara air terjun, ada cerita seorang lelaki yang bertapa namun justru tidak kembali dan malah menjadi sosok monyet putih.

           

Most Popular