31.6 C
Tangerang
Monday, August 8, 2022
Home Travel Baliho Promosi Wisata Solo di Kota Yogyakarta yang Trending di Twitter

Baliho Promosi Wisata Solo di Kota Yogyakarta yang Trending di Twitter

Inajournal.com – Sempat trending Baliho Promosi wisata Solo yang muncul di tengah kota Yogyakarta beberapa waktu lalu. Pada baliho itu sendiri bertuliskan ‘Liburan Aman? Ke Solo Saja’ Soal itu Gibran sebagai walikota surakarta, memang membenarkan jika Solo memang merupakan kota aman untuk dikunjungi para wisatawan. Meskipun begitu, dirinya telah memastikan tidak akan berhenti dan promosikan solo sebagai pariwisata yang aman.

Pokoknya promosi keluar kota ke sosial media. Sebelumnya memang terkait dengan promosi pariwisata ke beberapa waktu lalu pada pihaknya sudah menggandeng pemerintahan kota Yogyakarta. “Follow up ada beberapa event yang diselenggarakan bersama. Kemarin saya juga mengusulkan branding di stasiun, soalnya KRL kita (Solo-Yogyakarta) kan ramai. Sudah saya bilang juga ke pak wali (Wali Kota Yogyakarta),” katanya seperti yang dilansirkan oleh sumber berita okezone.com.

Hal ini ternyata disebut sebut sebagai hal yang wajar karena promosi wisata Jogja juga terdapat di Stasiun solo balapan. Sementara rencana solo Jogja Great Sale, dikatakan akan dibicarakan lagi di dalam waktu yang sangat dekat. Memag Wali kota Solo ini belum pernah bicarakan soal itu dengan waktu yang sangat maraton, termasuk paket yang disiapkan berdua dengan pemkot surakarta dan Pemkot Yogyakarta. Sebelumnya foto baliho itu telah diunggah di akun sosial media Twitter @sinemasisfus pada 31 Desember 2021 sekitar pukul 14.30 WIB. Dimana akun itu menjelaskan bahwa jogja tidak aman bahkan darurat klitih.

Sindiran Klitih Terhadap Pemasangan Baliho Promosi Wisata SoloBaliho-Promosi-Wisata-Solo

Istilah klitih ini memang ramai diperbincangkan di sosial media yakni artinya kejahatan jalanan dengan pelaku berusia remaja di Yogyakarta. Sedangkan Baliho promosi wisata solo di Yogyakarta sempat beredar di Twitter pada beberapa waktu lalu untuk dihubungkan dengan aksi klitih tersebut. Menurut Gibran sendiri pihaknya ini telah memastikan tidak akan ada pemberhentian melakukan promosi sebagai wanita yang aman terhadap Solo. Gibran sendiri melakukan dengan benar dan tidak mau mengikuti pemberhentian prmosi wisata di Yogyakarata dengan menyebutkan Solo itu Aman.

Bahkan hal ini dianggap sebagai promosi ke luar kota hingga ke Sosmed.  Gibran oni mengaku kalau dirinya mengusulkan branding di stasiun apalahi KRL memang merupakan tempat paling ramai. Tentu saja dirinya sudah meminta izin kepada wali Kota Yogyakarta. Mengapa Klitih ini menjadi hal yang sangat sensitif sekali dengan kota Yogyakarta? Akun warganet sendiri di twitternya merasa hal ini menyindir kalau kejahatan jalanan yang dilakukan remaja di Jogja sudah sangat besar dan membuat kotanya tidak aman lagi.

Warga Yogyakarta sendiri kini sedang dihantui dengan klitih sebagai terornya. Bahkan Polres juga sudah menyiapkan layanan via whatsapp untuk menindak lanjuti kejahatan tersebut apabila dialami warga Yogyakarta agi. Para pengendara ojek online di Jogja pun merasakan ketakutan dan resah tentunya. Klitih di Jogja sendiri dilakukan pelaku dengan motor beserta gengnya. Disini tujuannya untuk lawan gengnya yang dilakukan dalam rangka balas dendam.

Warganet juga memberitahukan daerah yang rawan kejahatan dari teror klitih yakni di Jl. Kaliurang, daerah Maguwoharjo, xt square, sekolah mataram, sekitar roang road dan daerah condong catur. Memang beberapa pujian dilontarkan dari warganet yang telah didapatkan sebagai respon pihak kepolisian di Jogja. Tetapi dengan adanya baliho saja warag juga merasa terancam lagi dengan adanya kehadiran klitih di jalan raya. Balik lagi ke masalah Baliho membuat warga di Yogyakarta merasakan tidak nyaman lantaran sedang mengalami kasus kejahatan di Yogya.

Padahal yang kita ketahui respon dari tim kepolisian sendiri sudah sangat bagu dalam menangkal kejahatan jalanan atau yang disebut klitih. Walikota Solo ini buka suara karena hal ini merupakan hal yang tidak perlu dibesar-besarkan. Lantaran Solo memang bisa diakui kota paling aman dan recommended untuk dikunjungi namun setelahnya itu kejahatan tersebut juga baru hadir meresahkan warga Jogja. Dengan begitu promosi wisata Solo memang tidak akan pernah ada pemb erhentian meski di asumsi oleh warga Jogja yendiri yang merasakana kotanya tidak aman lagi. 

Most Popular