31.6 C
Tangerang
Wednesday, December 7, 2022
Home Trending Berita Hoax! Tangani Orang Serangan Jantung Dengan Menepuk Lengan!

Berita Hoax! Tangani Orang Serangan Jantung Dengan Menepuk Lengan!

Telah beredar suatu berita hoax di media sosial mengenai sebuah cara tepat untuk menangani orang yang tiba-tiba terkena serangan jantung, yaitu dengan cara menepuk-nepuk lengan dari orang tersebut. Menurut sebuah informasi yang terkait, menepuk lengan adalah hal tepat untuk mempercepat peredaran darah, menghindari penggumpalan darah, dan menaikkan suhu tubuh. Dokter spesialis jantung pun telah memberikan penegasan, bahwasanya cara yang telah beredar tersebut bukanlah cara yang benar.

Cara tersebut justru telah membahayakan korban yang telah terkena serangan jantung. Seharusnya, masyarakat bisa menilai mengenai berita palsu yang telah beredar dan langsung menanyakan ke ahli. Pasalnya, saat ini berita palsu telah menjadi pemberitaan yang merugikan dan akan membahayakan keselamatan bagi banyak orang. Di kala pandemi ini, banyak sekali berita palsu yang telah disebarluaskan begitu saja tanpa memikirkan kembali keaslian mengenai berita tersebut. Berikut adalah pembahasan lengkap mengenai berita palsu penanganan orang yang terkena serangan jantung:

Berita Hoax Dan Narasi Yang Beredar

Akun media sosial Facebook yang bernama Pras T, pada 24 November 2020 telah mengedarkan sebuah informasi mengenai cara tepat dan terbaik untuk menangani orang yang telah terkena serangan jantung secara tiba-tiba. Caranya, adalah menepuk lengan orang tersebut guna mempercepat peredaran darah. dan dari informasi tersebut lah telah menyebutkan bahwa dengan menepuk lengan dapat menaikkan suhu, memperlancar sistem peredaran darah, dan menghindari darah yang menggumpal. Berikut adalah isi lengkap mengenai statusnya:

”Tiba-tiba mengalami serangan jantung di teater Singapura. Dokter dan asisten di Singapura langsung memberikan penanganan dengan menepuk-nepuk lengan pasien, dan dia sembuh hanya dalam waktu 2 menit. Video ini telah memberikan nasihat darurat bagi pasien yang mengalami serangan jantung. Perhatikan dan cara ini akan mengatasi serangan jantung yang biasanya akan terjadi secara tiba-tiba! Banyak sekali orang yang tidak berdata dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit! Tolong segera ingat:

Berita Hoax

  1. Dengan mengetuk di bagian dalam suki lengan kiri di video, ada 3 titik tekanan yang akan berhubungan dengan organ jantung dan juga organ paru-paru di sekitar lengan kiri.
  2. Dengan menepuk kedua lengan, maka peredaran darah akan dipercepat dengan maksimal, dan anda akan merasa hangat tanpa keluarnya keringat.
  3. Perlu anda ketahui bahwasanya penyakit jantung yang telah terhambat oleh peredaran darah. Dengan mengetuk di bagian lengan, anda dapat menaikkan suhu orang tersebut, kemudian segeralah kerumah sakit.
  4. Ada baiknya untuk menepuk bagian ini (bagian dalam di siku kiri) setiap hari secara rutin, karena dapat mencegah segala jenis penyakit jantung dan dapat mengurangi terjadinya serangan jantung!”

Di akun Facebook tersebut juga telah mengunggah sebuah video yang berdurasi 30 detik. Di video tersebut pun telah menampilkan seorang wanita yang telah terkena serangan jantung dan tidak sadarkan diri, kemudian bagian lengan kirinya langsung ditepuk-tepuk. Tepukan yang cukup keras dan setelah sekian detik wanita tersebut pun telah sadar.

Penjelasan Dari Ahli Mengenai Berita Hoax

Selaku Dokter Spesialis Penyakit Dalam, yakni Konsultan Kardiovaskular RS St Carolus Jakarta, yakni Rachmat Hamonangan spPD-KKV yang telah mengatakan bahwasanya informasi diatas tidaklah benar alias palsu. Malah menurutnya, penepukan lengan pada orang yang telah terhenti detak jantungnya adalah hal yang membahayakan jiwa pasien, bahkan dapat menyebabkan meninggal dunia.

“Tindakan itu justru tindakan yang berbahaya karena dapat menunda terapi yang tepat pada suatu kondisi tersebut. Pada kasus bagian jantung berhenti, maka seharusnya dilakukan sebuah resusitasi jantung yang salah satu komponennya adalah pijat jantung di bagian luar,” katanya yang telah kami lansir dari sumber Kompas.com, pada Senin, 7 Desember 2020.

Rachmat pun telah memberikan komentar mengenai poin pertama pada pernyataan akun diatas bahwasanya terdapat tiga titik tekanan di sekitar lengan kiri yang dapat berhubungan dengan organ jantung dan juga organ paru-paru. “Tidak ada sebuah bukti ilmiah yang akan menjelaskan mengenai tiga titik tekanan di bagian siku tangan kiri yang telah berhubungan langsung dengan organ jantung dan juga paru-paru,” lanjutnya kembali. Bukan hanya itu saja, Rachmat pun telah menegaskan bahwasanya kehadiran berita hoax yang berkaitan dengan dunia medis akan membodohi masyarakat dan dapat menjadi dampak yang cukup berbahaya.

Most Popular