31.6 C
Tangerang
Sunday, July 3, 2022
Home Lifestyle Cara Mengurangi Oversharing Biar Gak Overthinking Terus, Yuk Dimulai!

Cara Mengurangi Oversharing Biar Gak Overthinking Terus, Yuk Dimulai!

Inajournal.com – Saat ditimpa suatu masalah, rasanya pasti ingin beban yang kamu rasakan di ceritakan, dalam kondisi seperti ini terkadang kita membutuhkan orang lain untuk meringankan beban, salah satunya adalah dengan berbagi cerita. Namun gak jarang karena cerita ke banyak orang, justru membuatmu merasa jadi overthinking, bukannya beban berkurang, justru malam semakin bertambah karena muncul penyesalan di akhir. Belum lagi kalau ternyata kamu salah memilih orang untuk cerita, oleh karena itu penting untuk mengetahui cara mengurangi oversharing agar tidak terus overthinking.

Cara Mengurangi Oversharing Untuk Menghindari Overthinking Berlebih

Cara-Mengurangi-Oversharing

  1. Ketahui Kapasitas Diri Sendiri
    Terkadang kita merasa tidak siap ditimpa sebuah masalah, pasti akan langsung merasa down dan bingung memikirkan jalan keluarnya. Alhasil kita menjadi terlalu gegabah untuk menceritakan pada orang lain dengan maksud untuk mencari pertolongan atas masalah yang kamu alami, tapi sebelum melakukan hal tersebut sebaiknya kamu melihat ke dalam dirimu terlebih dahulu. Coba tanyakan pada diri sendiri, dengan masalah yang ada saat ini, sejauh mana kamu bisa mengatasinya? Kamu pasti paham kalau masalah hadir untuk mendewasakan seseorang, jadi saat kamu dihadapkan oleh masalah, awali dengan menerima dan jangan gegabah, kamu pasti tahu kapasitas yang ada dalam dirimu, sebaik-baiknya orang yang mengenalmu tidak lain pastinya dirimu sendiri. Oleh karena itu, pahamilah kapasitas diri yang kamu miliki, jika kamu memang merasa tidak mampu mengatasi masalahmu, barulah meminta pertolongan orang lain, tapi kalau bisa mengatasinya sendiri, sebaiknya hindari sharing dengan orang lain, coba untuk selesaikan sendiri terlebih dahulu.

  2. Kenali Lawan Bicaramu Dengan Baik
    Cara mengurangi oversharing yang selanjutnya kenali terlebih dahulu lawan bicaramu dengan baik, dalam hubungan sosial biasanya kita akan cenderung mudah bercerita dengan seseorang yang bisa memberikan kenyamanan. Namun sebaiknya sebelum kamu menceritakan hal-hal tentang kehidupan pribadi pada orang lain, ketahui terlebih dahulu karakter dari lawan bicaramu seperti apa, jangan mudah untuk memberikan kepercayaan pada orang lain, terlebih lagi jika kamu belum mengenal dekat orang tersebut. Tidak semua orang layak untuk mendapatkan rasa percayamu, kamu harus lebih bijak dalam menilai karakter seseorang yang ada di sekelilingmu, kenali bagaimana sifatnya dan hal apa saja yang ia ceritakan. Apakah dia sering membicarakan hal tentang orang lain yang seharusnya tidak pantas untuk diceritakan? Jika iya, sebaiknya pikir ulang untuk menceritakan tentang dirimu kepada orang lain, jadi bijaklah dalam mengenali karakter lawan bicaramu sehingga kamu tidak akan kecewa saat sudah memberikan rasa percaya.

  3. Tentukan Batasan Yang Jelas
    Yang selanjutnya kamu harus menentukan batasan yang jelas, setelah kamu tahu karakter lawan bicaramu. Sebaiknya tentukan batasan antara kamu dengannya, setiap orang pastinya memiliki privasi masing-masing termasuk kamu bukan? Dalam berhubungan sosial sebaiknya buat batasan, hal ini tentunya berguna untuk mengatur sejauh mana kamu menjalin hubungan sosial dengan orang lain. Kamu harus bisa menentukan hal-hal apa saja yang bisa jadi privasimu, misalnya saja seperti kelemahan kamu, hal yang paling kamu takuti ataupun permasalahan yang memamg sebaiknya orang lain tidak perlu tahu hal tersebut. Di sisi lain, tentukan juga hal-hal yang memang tidak menjadi masalah jika kamu haru sharing dengan orang lain, tidak ada salahnya juga kalau kamu ingin berbagi cerita dengan orang lain karena hal tersebut bisa membantumu dalam membangun hubungan sosial, asalkan kamu bisa mengetahui batasan dan tidak sharing berlebihan.

  4. Konsisten Dalam Mengaplikasikan Batasan
    Cara mengurangi oversharing yang selanjutnya yaitu konsistensi dalam mengaplikasikan batasan, masih berhubungan dengan point yang sebelumnya. Batasan tidak akan berfungsi jika kamu tidak konsisten, maka dari itu penting untuk membuat batasan untuk menegaskan pada diri sendiri untuk konsisten melakukannya, jika batasan dilanggar maka hal itu tentunya akan merugikan dirimu sendiri. Misalnya, karena terlanjur nyaman dan memang membutuhkan orang lain untuk berbagi cerita, semua hal yang jadi beban saat kamu ceritakan pada orang lain bahkan ke orang yang baru kamu kenal. Setelah itu barulah kamu menyesal karena salah mengambil tindakan, coba pikirkan sebulan dua bulan kedepan apakah hubungan yang kamu bangun dengan orang tersebut akan baik-baik saja? Mulai sekarang cobalah untuk konsisten.

 

Most Popular