31.6 C
Tangerang
Thursday, August 11, 2022
Home Health Depresi Pada Anak, Ketahui Penyebab dan Gejalanya Sekarang!

Depresi Pada Anak, Ketahui Penyebab dan Gejalanya Sekarang!

inajournal.com – Depresi merupakan kesehatan mental yang dapat menyerang siapapun, tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa merasakan hal yang sama. Depresi pada anak berbeda dengan perasaan sedih atau kesal semata, walaupun perubahan emosi pada anak merupakan hal yang wajar terjadi. Tapi jika perasaan atau perilaku tersebut berlebihan dan bertahan lebih dari dua minggu, bisa jadi itu merupakan tanda depresi, dalam sebuah data menunjukan fakta saat ini cukup banyak anak yang mengalami depresi. Oleh karena itu orang tua juga perlu mengetahui dan melakukan pengawasan pada anak.

Penjelasan Lengkap Depresi Pada Anak, Wajib Ketahui

Depresi-Pada-Anak

  1. Gejala Depresi

Gejala depresi yang dirasakan oleh anak bervariasi dan berbeda-beda setiap anaknya, kondisi ini sering tidak terdiagnosis dan tidak diobati karena gejalanya dianggap wajar, seperti :

  • Perasaan sedih dan putus asa yang berlangsung terus-menerus
  • Menjadi lebih sensitif pada penolakan
  • Menarik diri dari ruang sosial
  • Perubahan pola tidur (sulit tidur atau tidur berlebihan)
  • Perubahan nafsu makan, baik itu meningkat atau menurun
  • Berpikir tentang kematian atau bunuh diri
  • Merasa tidak berharga atau bersalah
  • Masalah kesehatan fisik, seperti sakit perut atau sakit kepala yang tidak mempan pada pengobatan
  • Kelelahan dan energi rendah
  • Tapi perlu kamu ketahui tidak semua anak memiliki gejala yang disebutkan di atas, beberapa anak dapat menjalani aktivitasnya dengan baik, sedangkan yang lain mungkin akan mengalami perubahan yang signifikan seperti kehilangan minat sekolah, prestasi yang menurun atau bahkan perubahan pada penampilan. Sebagai orang tua juga seharusnya bisa lebih memperhatikan kesehatan mental anak.

 2. Penyebab Depresi

Penyebab depresi sendiri ada berbagai macam, dibawah ini beberapa penyebabnya yang wajib diketahui agar dapat menghindari:

  • Kesehatan fisik juga jadi salah satu penyebabnya, anak-anak yang memiliki kondisi medis kronis atau kondisi kesehatan tertentu mungkin akan lebih mengalami depresi, termasuk anak yang mengalami obesitas.
  • Lingkungan kehidupan rumah yang kacau dan penuh dengan tekanan bisa menempatkan anak pada risiko yang lebih besar pada masalah kesehatan mental, seperti depresi.
  • Riwayat kesehatan keluarga juga jadi salah satu penyebab, mungkin ada anggota keluarga yang memiliki gangguan kesehatan mental akan lebih mudah untuk mengalami depresi di usia muda.
  • Ketidakseimbangan biokimia dalam tubuh atau tingkat hormon dan senyawa kimia tertentu yang tidak seimbang juga akan mempengaruhi cara kerja otak. Hal ini akan meningkatkan resiko depresi.
    Peristiwa yang menyebabkan stres yang terjadi di rumah, sekolah atau hubungan pertemanan juga dapat meningkatkan resiko anak mengalami depresi.

 3. Diagnosis Depresi

Jika selama ini kamu merasa anak atau kerabat dekatmu menunjukkan tanda depresi, oleh karena itu segera konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan. Kamu dapat berkonsultasi dengan dokter anak, kemudian dapat dirujuk ke ahli kesehatan mental untuk evaluasi yang lebih detail.

Dokter umum akan mempertimbangkan kondisi kesehatan lain yang mungkin menjadi penyebab masalah kesehatan pada mental anak, beberapa kondisi kesehatan yang perlu diperhatikan yaitu:

  • Kekurangan vitamin D
  • Mononukleosis
  • Hipotiroidisme
  • Diabetes
  • Epilepsi
  • Anemia
  • Geger otak

  4. Pengobatan Untuk Mengatasi Depresi

Jika sudah mendapatkan diagnosa dari dokter, penanganan depresi yang terjadi pada anak akan melibatkan terapi dan obat-obatan yang diresepkan. Beberapa mungkin hanya membutuhkan satu dari dua pilihan tersebut, sedangkan anak yang lain mungkin menggunakan kombinasi keduanya, berikut penjelasannya:

  • Obat-obatan: Penggunaan jenis obat untuk anak sendiri sangat bervariasi berdasarkan usia, dan tingkat depresi yang dialami. Beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk mengatasi depresi yaitu sertraline, escitalopram, fluvoxamine, clomipramine, dan fluoksetin.
  • Terapi : Jika anak didiagnosis dengan depresi, pengobatan pertama yang sering dilakukan yaitu psikoterapi. Jenis terapi ini dapat mengatasi faktor emosional dan faktor kehidupan yang meningkatkan depresi pada buah hati, seperti lingkungan dan peristiwa yang menyebabkan stres, terapi perilaku kognitif sendiri umumnya digunakan untuk mengobati depresi.

 5. Pencegahan Depresi Pada Anak

Depresi pada buah hati diakibatkan berbagai faktor, baik itu faktor eksternal maupun biologis, sebagai orang tua. Kamu tidak bisa selalu mengontrol penyebab stres dalam kehidupan anak, namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mental anak:

  • Lingkungan yang aman dan suportif di dalam rumah maupun sekolah
  • Mendapatkan tidur yang cukup
  • Mengkonsumsi makanan bernutrisi seimbang
  • Rutin melakukan olahraga

Itulah ulasan lengkap mengenai depresi pada anak. Kenali sejak sekarang, agar bisa menjaga kesehatan mental buah hati dengan sempurna.

Most Popular