31.6 C
Tangerang
Sunday, September 25, 2022
Home Trending Drama Korea Ji Soo, River Where The Moon Rises Rugi Besar

Drama Korea Ji Soo, River Where The Moon Rises Rugi Besar

inajournal.com – Drama Korea Ji Soo yang berjudul River Where the Moon Rises mengalami kerugian setelah aktor utamanya terseret kasus bullying. Sebelumnya pada bulan Maret 2021 lalu aktor kelahiran 1993 ini diduga melakukan tindakan perundungan kepada teman di sekolahnya dulu, hal ini diungkap langsung oleh dua warganet yang mengaku pernah mendapatkan tindakan kurang menyenangkan dari Ji Soo semasa sekolah. Para korban mengatakan kalau Ji Soo beberapa kali memukul dan mengambil uang mereka saat di sekolah menengah pertama dulu, dari kejadian ini Ji Soo mendapat kecaman dari publik Korea dan Internasional.

Karena kasus ini membuat dirinya dipecat dari drama yang sedang dibintanginya, dalam drama River Where the Moon Rises sendiri Ji Soo merupakan pemeran utama, bersama dengan Aktris Kim Sohyun. Victory Contents selaku tim produksi drama tersebut mengajukan tuntutan ganti rugi ke Pengadilan Pusar Seoul yang ditujukan kepada Ji Soo dan Agensinya, KeyEast Entertainment, tuntutan ganti rugi itu sebesar 3 miliar won atau setara dengan Rp 38,6 miliar, tuntutan ganti rugi ini dilandasi oleh kerugian yang didapat tim produksi karena mereka harus melakukan proses pengambilan gambar ulang.

drama korea Ji Soo

Drama Korea Ji Soo tersebut sendiri diketahui sudah selesai sebanyak 18 episode dari total 20 episode, dan harus mengganti pemain dan syuting ulang, “Kami telah mengajukan gugatan kompensasi terhadap KeyEast ke Pengadilan Distrik Pusat Seoul untuk mengklaim bagian ganti rugi kami” ucap Victory Contents dilansir dari IntipSeleb. “Banyak dari kalian yang mengetahui kasus ini, terkait dengan kontroversi kekerasan di sekolah yang dilakukan oleh aktor KeyEast Ji Soo, KeyEast dan Ji Soo menandatangani kontrak penampilan aktor dengan kami untuk tampil di River Where the Moon Rises dan drama tersebut sudah menerima banyak cinta dari pemirsa sejak awal ditayangkan pada 15 Februari 2021 lalu”.

Kasus perundungan yang melibatkan Ji Soo semakin parah ketika para korban satu-persatu mengaku jika mereka juga mendapatkan kejahatan seksual, pemerasan dan lainnya, “Namun pada Maret 2021, laporan mulai muncul tentang keterlibatan Ji Soo dalam kekerasan di Sekolah, itu tidak terbatas hanya pada perkelahian antar siswa, namun juga pemerasan, pengujian proxy, kejahatan seksual, hal-hal mengerikan yang sulit untuk dinyatakan, Ji Soo dan KeyEast sudah mengakui kesalahannya dan memutuskan untuk keluar dari River Where the Moon Rises” ucap Victory Contents.

Victory Contents selaku tim produksi drama yang berjudul River Where the Moon Rises mengatakan ketika kasus perundungan yang melibatkan Ji Soo ini muncul, membuat mereka kena dampaknya. Bahkan proses pengambilan gambar harus diulang sebanyak 6 episode dan menelan banyak biaya produksi, “River Where the Moon Rises sedang dalam proses pra-produksi dan ketika kontroversi kekerasan sekolah muncul, syuting untuk drama itu hampir selesai. Namun saat aktornya diganti, kami menata ulang semua adegan Ji Soo, biaya produksi drama ini sangat besar karena pembuatan ulang film” ucapnya.

“Tetapi kami memutuskan untuk memfilmkan ulang episode 1-6 untuk menepati janji kami kepada pemirsa bahwa kami akan menunjukkan kepada mereka pekerjaan yang sudah selesai dan lengkap, janji ini tidak hanya untuk pemirsa domestic, namun juga untuk pemirsa global, karena ledakan Gelombang Hallyu tidak dapat dirusak oleh satu pelaku kekerasan sekolah” lanjutnya, Victory Contents juga mengatakan kalau dampak kasus ini menimbulkan beberapa hal yang merugikan mereka, seperti penurunan rating, rusaknya citra perusahaan dan lainnya, sebagai informasi di Korea Selatan aktor yang terseret kasus bullying namanya bahkan akan dihapus dari dunia hiburan.

“Namun kami mengalami kerusakan langsung karena hal ini, mulai dari biaya staf, biaya lokasi dan peralatan, biaya penampilan, biaya seni, dan banyak lagi. Kami juga mengalami kerusakan serius lainnya yang dapat mempengaruhi kami dalam waktu yang lama, seperti penurunan rating penonton, keluhan dari distributor luar negeri, penurunan penjualan dan kerusakan citra perusahaan”. Tuntutan yang diberikan oleh Victory Contents untuk Ji Soo dan agensinya sampai saat ini belum menemukan titik terang, namun sebagai tim produksi tentunya mereka menjanjikan untuk menyajikan program-program yang bagus untuk ditonton.

“Untuk memulihkan kerusakan ini secepat mungkin dan untuk berkonsentrasi dalam memproduksi drama yang bagus, kamu mencoba untuk menegosiasikan kompensasi dengan KeyEast, namun tidak berhasil karena KeyEast tidak bekerja sama. Kami ingin menyelesaikan tuntutan ini dan menerima kompensasi secepat mungkin dan kami akan terus melakukan upaya besar untuk memastikan stasiun penyiaran dan pemirsa di seluruh dunia dapat terus menikmati program yang sehat” lanjut penjelasan dari Victory Contents. Dari kabar ruginya drama korea Ji Soo ini, sang aktor sampai sekarang belum muncul lagi setelah mengakui perbuatannya.

 

Most Popular