31.6 C
Tangerang
Wednesday, December 7, 2022
Home Trending Heboh! Jack Ma Trending di Media Twitter, Ada Apa Dengan Dirinya?

Heboh! Jack Ma Trending di Media Twitter, Ada Apa Dengan Dirinya?

Hari Senin, 4 Januari 2021 kemarin, rupanya trending Jack Ma telah menduduki posisi pertama atas pembahasan topik paling banyak dibicarakan oleh seluruh pengguna Twitter. Bahkan, trending mengenai Jack Ma membuat sebagian orang bertanya-tanya akan kejelasannya dan telah menjadi pembahasan seantero media Twitter dan media pemberitaan Nasional maupun Internasional. Hingga pukul 11.00 WIB, sudah terdapat hingga 17.000 tweet yang memenuhi trending mengenai Jack Ma dan membicarakan mengenai dirinya.

Setelah dilihat isi dari twit perbincangan warganet, rupanya topik yang dibahas adalah spekulasi keberadaan Jack Ma. Banyak orang yang menyadari bahwa beberapa bulan ini, Jack Ma tidak terlihat dan tidak tampak ke publik. Isu demi isu pun berkembang. Ada yang menyebutkan bahwa Jack Ma telah hilang akibat kritik di suatu acara yang diberikannya mengenai aturan Pemerintahan China yang sedang dipimpin oleh Presiden Xi Jin Ping.

“Dimana Jack Ma?” tulis salah satu akun yang mempertanyakan keberadaan Jack Ma.
Bahkan, banyak sekali akun yang mempercayai bahwa hilangnya keberadaan Jack Ma berkaitan dengan tindakan Pemerintahan China atas kritik tersebut. Sebelumnya, miliarder asal China ini telah batal untuk tampil di sebuah acara final untuk menjadi juri. Bahkan, pembatalan kehadiran dirinya telah dijadwalkan dan tiba-tiba dibatalkan tanpa alasan yang jelas. Akhirnya, Jack Ma pun digantikan oleh orang lain untuk menjadi juri dalam sebuah acara talent show.

Nama Jack Ma pun sudah tidak ada dalam daftar menjadi juri dan sudah tidak lagi muncul pada sebuah video promosi program televisi tersebut lantaran pembatalan yang telah dilakukan. Juru bicara Alibaba mengatakan bahwasanya alasan Jack Ma tidak bisa hadir dan membatalkan lantaran jadwal yang bertabrakan dan ada kepentingan yang harus diprioritaskan Jack Ma. “Karena konflik mengenai jadwal Jack Ma, dirinya tidak bisa lagi hadir menjadi panel juri di final Africa’s Business Heroes di awal tahun ini,” ungkapnya yang kami lansir langsung dari sumber The Sun, pada Sabtu, 2 Januari 2021.

Mengkritik Pemerintahan China dan Investigas Alibaba

Trending Jack Ma

Pengusaha yang berusia 56 tahun tersebut sempat melakukan kritikan dan sindiran mengenai Pemerintahan China dengan menyebutkan bahwasanya sistem regulasi keuangan yang ada di China telah menghambat inovasi seluruh pengusaha, sehingga harus melakukan reformasi ulang demi mendorong pertumbuhan ekonomi lebih laju. “Sistem keuangan saat ini adalah sebuah warisan dari era industri. Kita harus segera menyiapkan generasi baru dan generasi muda,” kata Jack Ma yang kami lansir dari sumber Kompas.com.

Kritik sekaligus sindiran tersebut telah dilakukan oleh Jack Ma saat menghadiri sebuah acara di Shanghai, China, pada 24 Oktober 2020 lalu. Tidak lama dari kejadian kritikan Jack Ma, Administrasi Negara untuk Urusan Pasar China mulai melakukan investigas dan sejumlah pemeriksaan atas dugaan praktik anti-monopoli dari perusahaan Alibaba Group Holding Ltd, yang didirikan oleh Jack Ma. Usaha tersebut pun berakhir dengan pengawasan ketat dari Pemerintahan China.

Bukan hanya itu saja, saat ini negara China telah membentuk satgas khusus untuk melakukan pengawasan selama 7×24 jam dari perusahaan Jack Ma. Satgas yang dipimpin oleh Komite Stabilitas dan Pembangunan Keuangan dan sejumlah departemen bank sentral China, serta regulator lainnya telah mendapatkan instruksi agar tidak lengah dalam melakukan pengawasan dan melaporkan segala kejadian yang dilakukan oleh perusahaan Alibaba tersebut. Satgas ini nantinya akan secara rutin memanggil Ant Group untuk mengumpulkan berbagai macam data, menyusun aturan-aturan yang berkaitan dengan industri teknologi finansial, dan mempelajari sejumlah restrukturisasi.

Saham Alibaba Anjlok

Adanya pengawasan ketat yang dilakukan oleh Pemerintahan China secara intens akan terus berlaku selama beberapa minggu kedepan. Dan terhadap pengawasan tersebut pun secara tidak langsung menyebabkan saham Alibaba anjlok dan perusahaan teknologi tersebut pun harus menerima kerugian cukup besar.

Jack Ma juga telah disebut-sebut telah dipaksakan terhadap pembatalan penawaran saham perdana, hingga menyebabkan saham dari perusahaan Ant Group menjadi gagal mencetak rekor terbesar atas sejarah listing bursa saham secara global. Akibat dari hal tersebut, harga saham merosot cukup tajam dan menyebabkan bursa Hongkong menurun drastis. Dan hingga kini, masih banyak orang bertanya-tanya mengenai kejelasan keberadaan Jack Ma. Bahkan, trending Jack Ma pun telah memenuhi lama berita Nasional.

Most Popular