31.6 C
Tangerang
Monday, December 5, 2022
Home Trending Inilah Curhatan Dena Rachman Yang Pindah Agama Menjadi Kristen

Inilah Curhatan Dena Rachman Yang Pindah Agama Menjadi Kristen

Dena Rachman mengungkapkan secara terus terang bagaimana soal kehidupannya saat ia menjadi bintang tamu di dalam sebuah konten Daniel Tetangga kamu di Kanal YouTube Daniel Mananta Network. Yang sebelumnya curhat Dena Rachman ini menceritakan bagaimana momen pada saat ia tidak percaya akan Tuhan dan juga menyebutkan bahwa dirinya adalah seorang atheis. Hingga akhirnya seiring berjalannya waktu, di tengah pergumulan hidupnya, sehingga akhirnya Dena Rachman pindah agama ia pun berhasil menemukan kedamaian setelah mendatangi suatu Gereja dan memutuskannya.

Dalam sebuah video yang bertajuk Dena Rachman menjadi suara ini pun, untuk yang tidak bersuara – Daniel Tetangga Kamu, Perempuan Berusia 33 tahun ini pun mengakui bahwasanya selama ini ia terlalu memikirkan apa kata orang yang ada di luar sana, termasuk juga mengenai identitas dirinya sebagai sosok transpuan. “For so long gue terlalu mendengarkan dunia, about my identity. Ini mungkin juga bukan gue aja, ya, namun juga semua orang. Dan menurut gue, karang orang-orang yang mengaku religius, terlalu fokus sama ritualnya, namun mereka juga lupa akan hubungannya,” Ungkap dena.

Untuk Anda penikmat musik di tahun 90-an tentunya sudah tidak asing lagi dengan penyanyi cilik Renaldy Denada Rachman atau yang saat ini dikenal juga dengan Dena Rachman. Ya, artis cilik yang terkenal melalui lagunya “Ole-Ole” ini telah menggantikan namanya supaya bisa terdengar lebih feminim setelah memutuskan untuk operasi ganti kelamin pada tahun 2013 yang lalu. Namanya kembali menjadi sebuah perbincangan setelah pesohor yang berusia 33 tahun itu mengaku sudah berpindah keyakinan dari Islam ke Kristen.

Dena Rachman yang lahir pada tanggal 30 Agustus 1987 ini dikenal juga sebagai salah satu artis cilik di era tahun 90an. Darah seni yang mengalir di dalam tubuhnya juga diturunkan dari Sang ayah, Acan Rachman yang merupakan seorang penari dan juga koreografer yang mempunyai sebuah sanggar tari yang ada di Jakarta. Dena Rachman sendiri juga mulai di kenal oleh publik setelah melantunkan lagu anak seperti “Ole-Ole” dan juga lagu “Rukun dan Damai”. Ia juga menjadi pembawa acara Krucil, pada program khusus untuk anak-anak yang sempat tayang pada tahun 1997 sampai tahun 1999.

Dena Rachman Pindah agama

Dena Rachman juga sempat mempunyai prestasi akademik yang gemilang. Ia adalah seseorang yang berhasil menempuh pendidikan sarjana di Universitas Indonesia. Yang kemudian ia lulus pada tahun 2009 dan juga menyabet gelar sarjana komunikasi dari Universitas ternama di Indonesia ini. Belum juga puas akan gelarnya sebagai sarjana komunikasi dari Universitas Indonesia ini, dena Rachman juga kemudian hijrah ke Italia untuk melanjutkan studinya. Ia pun berhasil mengambil master di Jurusan Design, Fashion and Luxury Goods di Universitas Bologna, Italia.

Sementara, Dena yang akhirnya mulai percaya dengan Tuhan memutuskan untuk tidak terlalu fokus dengan melakukan ibadah, namun juga bagaimana ia bisa mendekatkan diri mereka dengan tuhannya. “Waktu itu gue… I don’t care about religion, i don;t care about the ritual. Gue simply, merasakan dan juga membangun hubungan gue sama Tuhan gue. Itu doang, itu yang akan menjadi dasarnya,’’ Ucap Dena. hal ini yang mendorong Dena Rachman pindah agama sampai saat ini akhirnya ia pun merasa nyaman dalam dekapan Tuhan Yesus.

Setelah dirinya bisa mengenal Tuhan jauh lebih dalam, perlahan pun Dena semakin sadar bahwasanya identitas diri itu memang tidak penting. Ia akan belajar untuk bisa menerima dirinya dan juga akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ia juga akan belajar untuk bisa menerima dirinya dan juga akan menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi. Ia juga akan belajar bagaimana seharusnya manusia bisa bersikap baik dengan sesamanya. Sehingga hal inilah yang akan menjadi dasar di dalam dirinya untuk mereka pun bisa punya tujuan hidupnya dan tidak kehilangan arah.

“Gue jadi sadar yang selama ini gue mikir identitas gue tuh ini, itu, even identitas gue itu transpuan atau apa pun itu, enggak penting, bo, ternyata. Setelah gue punya hubungan sama Tuhan gue, sama my Heavenly Father, ternyata itu (identitas) nggak penting. Tadinya gue berpikir, ‘lo belum cukup, lo itu gagal, lo harus begini, begitu’. Ternyata enggak,” bebernya. Pemain film Flight 555 ini kemudian merasa bahwa dirinya ternyata memang sangat begitu berharga. Ia juga lebih bisa untuk mencintai diri mereka sendiri.

“Gue itu anak Tuhan, itu yang paling penting dan apa yang akan saya rasakan tentang-Nya. Jadi yang tadinya gue kayak mereka nggak bisa berharga di depan orang lain karena identitas gue di dunia ini, kurang, menurut gua dan beberapa orang, hingga akhirnya setelah gue punya hubungan (dengan Tuhan) itu semua nggak sama sekali ada (Kurang). Kite memang diciptakan berbeda-beda, namun kita sama, sama-sama dicintai, titik nggak pakai koma,’’ Ungkapnya.

Most Popular