31.6 C
Tangerang
Thursday, December 1, 2022
Home Trending Mengenang Sosok Tino Sidin Seniman Indonesia Di Hari Guru Nasional

Mengenang Sosok Tino Sidin Seniman Indonesia Di Hari Guru Nasional

Pada hari Rabu tanggal 25 November 2020, merupakan hari Guru Nasional sekaligus bertepatan dengan hari kelahiran sosok Tino Sidin seniman Indonesia yang dikenal sebagai legenda guru gambar anak-anak Indonesia paling ulung. Spesial untuk anda melakukan pencarian dengan laman Google yang menampilkan logo Google doodle dengan seniman berdarah Indonesia yang akan dikenang hari ini. Ciri khasnya yang menggunakan topi pet saat tampil di Televisi Republik Indonesia tengah memandu anak-anak untuk menggambar apa yang dirinya telah contohkan.

Seniman yang lahir pada tahun 1925 di Sumatera Utara ini ternyata tampil di televisi nasional yang tayang di TVRI Yogyakarta, sehingga acaranya yang melejit pada tahun 70 an. Sebelum dirinya yang akan melanjutkan studinya di Kota Pelajar dengan Akademi Seni Rupa Indonesia. Memang awalnya, Tino Sidin merupakan sosok yang ditunjuk menjadi Kepala Bagian Poster untuk Jawatan Penerangan Jepang di Tebing Tinggi.

“Setiap Minggu sore selama beberapa dekade berikutnya, Pak Tino memperkenalkan kesenangan dan kegembiraan menggambar kepada anak-anak yang tak terhitung jumlahnya. Seperti banyak guru yang dirayakan hari jadinya di seluruh negeri saat ini, Sosok seniman Sidin mengasuh siswanya melalui dorongan positif,” tulis Google. “Dia menginspirasi para siswa untuk tidak takut membuat kesalahan dalam belajar, dan dia terus mendorong semangat anak-anak yang menonton untuk mengikuti dirinya untuk belajar. Pak Tino menunjukkan dukungan dengan mengatakan ‘Ya Bagus’ pada karya seni yang anak-anak kirimkan untuk memberikan motivasi dan semangatnya anak bangsa,” sambung Google.

Hari Guru Nasional Dengan Kenangan Sosok Tino Sidin Seniman Indonesia Sang Legenda

Tino Sidin seniman Indonesia

Siapa sih yang tidak tahu Tino Sidin? Untuk anda para generasi 70 an pasti sangat tahu sosok Tino Siddin yang memiliki kepiawaian dalam mengajarkan bidang menggambar. Program TVRI Yogyakarta saat itu melejit dengan acara program paling favorit anak-anak dalam edukasi. Dirinya yang memandu anak-anak untuk menggambar tanpa ada rasa takut karyanya jelek. Membangun semangat para anak bangsa dengan mengapresiasikan dan memuji karya mereka dengan ucapan ‘Ya Bagus’. Mungkin generasi Z dan kaum milenial belum tahu tentang sosok dirinya yang sangat melegenda di Republik Indonesia ini.

Sehingga Google Doodle membutakan logo tentang dirinya yang lahir di tanggal dan bulan yang bertepatan dengan hari guru Nasional. Anak-anak yang menonton acaranya pun selalu bersemangat dengan cara Sidin mengajak anak bangsa untuk mengikuti dirinya dan anak-anak lain yang dibimbingnya untuk belajar dan menggambar. Tino Sidin merupakan Seniman Ulung, terkenal dengan karya-karyanya yang banyak soal kehidupan sehari-hari.

Salah satunya dengan karya yang berjudul Empat Anak Main dengan gambarkan empat orang putrinya. Tahun 1995 tanggal 25 Desember, Tino Sidin Seniman Indonesia menutup usia yang sudah menginjak 70 tahun. Kenangannya pada tahun 2017 sebuah museum yang didirikan di Yogyakarta, setelah dirinya membangun taman Tino Sidin. “Selamat Ulang Tahun untuk seorang pendidik yang telah membantu dan menciptakan kreativitas serta mencetak generasi masa depan yang lebih cerah seperti generasi anak Indonesia, dan terima kasih kepada semua guru yang tanpa lelah membina generasi penerus!” tulis Google.

Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa, mereka yang selalu sabar dan terus mengharapkan ilmu yang diberikan akan bermanfaat untuk masa depan generasi Indonesia. Keikhlasan dan cara mengajarkan dengan ciri khas guru-guru ternyata berpengaruh dengan generasi yang diajarkan.

Most Popular