31.6 C
Tangerang
Friday, August 12, 2022
Home Trending Penelitian Terbaru! Golongan Darah O Lebih Kebal Dengan Corona?

Penelitian Terbaru! Golongan Darah O Lebih Kebal Dengan Corona?

Sejak hadirnya Corona dan telah mewabah ke berbagai negara yang memberikan dampak merugikan, berbondong-bondong ilmuwan melakukan penelitian mengenai wabah tersebut. Saat ini, ilmuwan telah menemukan penelitian terbaru Corona yang akan berhubungan dan berkaitan dengan pemilik golongan darah O. Penelitian tersebut telah membuktikan bahwa pemilik golongan darah O akan lebih ‘kebal’ terhadap virus mematikan ini. Penelitian tersebut rupanya telah dilakukan oleh para ilmuwan dari berbagai negara. Pada dasarnya, penelitian terkait virus Corona salah satunya akan memfokuskan diri dengan golongan darah dan kaitan terjangkitnya Corona. Lantas, pemberitaan apa saja yang berkaitan dengan wabah ini? Berikut adalah pembahasan lengkapnya:

Negara Kanada Menemukan Penelitian Terbaru Corona

Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh Rumah Sakit St. Michael di Toronto, telah menambah bahwasanya orang yang memiliki golongan darah O ataupun golongan Rh-negatif mungkin akan lebih berisiko sedikit lebih rendah pada kasus positif Corona. Telah kami lansir dari sumber Kompas.com, pada 28 November 2020, menyebutkan bahwasanya penelitian yang telah dipublikasikan melakukan penelitian di Annals of Internal Medicine itu dilakukan oleh 225.556 masyarakat Kanada.

Hasil pun telah ditemukan, bahwasanya orang yang memiliki golongan darah O akan berpotensi terkena virus Covid-19 dengan tingkat yang sedang hingga tingkatan terburuk sebanyak 12 persen dibandingkan pemilik golongan darah lainnya. Bukan hanya itu saja, orang yang memiliki golongan darah O pun lebih berpeluang lebih rendah sebanyak 13 persen meninggal dunia akibat terjangkit Corona dibandingkan golongan darah lainnya.
Para peneliti telah menyebutkan bahwasanya orang yang memiliki golongan darah O maupun golongan darah Rh-negatif lebih dinilai terlindungi, terlebih jika golongan darah yang dimiliki adalah golongan O-negatif.

Menurut penulis penelitian dari RS St Michael di Toronto, Kanada, Dr Joel Ray, menyebutkan bahwasanya orang-orang dalam kelompok golongan darah O memiliki kemungkinan besar mengembangkan antibodi sendiri yang dapat mengenali beberapa aspek dari virus Covid-19 tersebut. “Studi kami selanjutnya secara khusus akan melihat langsung antibody semacam itu, dan apakah mereka menjelaskan mengenai efek perlindungan terhadap wabah Corona ini,” kata Dr Joel Ray.

penelitian terbaru Corona

  1. Kanada
    Mengutip langsung dari sumber Anadolu Agency, pada 15 Oktober 2020, rupanya telah terdapat hasil yang serupa dan ditemukan oleh sebuah studi medis Kanada yang telah dilakukan oleh 14 peneliti berdasarkan sebuah data yang dikumpulkan dari pasien unit perawatan intensif di enam rumah sakit yang berbeda di Metropolitan Vancouver. “Pasien Covid-19 dengan golongan darah A ataupun golongan darah AB tampaknya telah menunjukkan tingkat keparahan penyakit yang lebih besar dibandingkan pasien yang memiliki golongan darah B atau O,” kata penelitian tersebut. Selain itu, telah disebutkan bahwasanya individu yang memiliki golongan darah O akan kurang rentan terinfeksi virus Corona.Studi juga telah mencatatkan bahwasanya ada pasien Covid-19 yang memiliki golongan darah A atau golongan darah AB memiliki sebuah risiko lebih tinggi terhadap ventilasi mekanis dan durasi yang lebih lama saat perawatan intensif, dibandingkan mereka yang memiliki golongan darah O ataupun B. Sebanyak 84 persen pasien yang memiliki golongan darah A ataupun golongan darah AB membutuhkan adanya ventilasi mekanis pada infeksi SARS-CoV-2. Sedangkan untuk pasien dengan golongan darah O atau golongan darah B hanya memiliki 61 persen saja. Rata-rata lama tinggal di unit perawatan intensif, adalah 13,5 hari bagi pasien yang memiliki golongan darah A dan golongan darah AB, sementara itu hanyalah Sembilan hari bagi pemilik golongan darah O atau B.
  2. Negara Denmark
    Terlansir dari sumber Anadolu Agency, sebuah studi yang dilakukan di negara Denmark, menyebutkan bahwa yang dilakukan oleh 11 penelitian berdasarkan sebuah informasi dari 473.654 orang yang dites Covid-19 menemukan bahwa pemilik golongan darah O akan dikaitkan dengan penurunan risiko terinfeksi virus Corona. “Kami telah menunjukkan bahwa pemilik golongan darah O secara signifikan terkait dengan penurunan kerentanan terhadap infeksi Corona,” kata penelitian yang diterbitkan pada Rabu, di Blood Advances, jurnal medis peer-revies American Society of Hematology.
    Penelitian tersebut juga telah menunjukkan bahwa individu pemilik golongan darah A,B, dan juga AB akan memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami kondisi thrombosis adalah pembekuan darah di bagian pembuluh darah dan penyakit kardiovaskular, yang merupakan suatu kondisi signifikan secara bersamaan kepada para pasien Covid-19 yang telah dirawat dirumah sakit.
  3. Negara China
    Melansir langsung dari South Morning Post melalui sumber Kompas.com, pada 18 Maret 2020, sebuah studi yang terjadi di negara China telah mengungkap bahwa mereka yang memiliki golongan darah A akan cenderung lebih rentan terjangkit virus Corona. Namun disisi lain, mereka yang memiliki golongan darah O akan lebih resisten atau memiliki daya tahan tubuh yang optimal. Studi dan penelitian terbaru Corona yang telah dipimpin langsung oleh Wang Xinghuan dari Centre for Evidence-Based and Translational Medicine di Zhongnan Hospital of Wuhan University, telah mengamati langsung pola golongan darah lebih dari 2.000 pasien yang telah terinfeksi Corona di Wuhan dan di wilayah Shenzhen.

Most Popular