31.6 C
Tangerang
Monday, December 5, 2022
Home Trending Polisi Geledah Mobil Laskar FPI di Rest Area KM 50 dan Temukan...

Polisi Geledah Mobil Laskar FPI di Rest Area KM 50 dan Temukan Senjata Api

Pada hari Senin 14 Desember 2020 pagi ini hari, jam 02.20 WIB, pihak kepolisian geledah mobil laskar FPI. Pada saat pihak kepolisian sudah berhasil menggeledah mobil laskar Front Pembela Islam, berhasil menggeledah menemukan senjata api hingga amunisi. Pada saat rekonstruksi bentrok dengan pihak kepolisian antara laskar Front Pembela Islam, berbagai adegan 53 yang diperagakan. Rekonstruksi di gelar di kawasan jalan Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat pada hari Senin 14 Desember 2020 dini hari.

Pada saat di area rest kilometer 50 jalan tol Jakarta-Cikampek tersebut, dari empat orang anggota laskar FPI pengawalan rombongan dari Pemimpin FPI Rizieq Shihab tidak berkutik serta mengikuti adanya perintah dari pihak kepolisian untuk segera keluar dari dalam mobilnya tersebut. Ketika keluar dari mobil, empat orang anggota dari laskar FPI melakukan pergerakan tengkurap sembari digeledah oleh pihak kepolisian. Dua orang lainnya yang tetap berada di dalam mobil dengan kondisinya yang sudah meninggal dunia.

Kedua orang tersebut meninggal dunia, setelah melakukan baku tembak kepada rekonstruksi di kejadian titik pertama hingga kedua. Pihak kepolisian pun geledah mobil laskar FPI. Nah, dari situlah pihak kepolisian menemukan satu buahnya senjata api, adanya 10 amunisi, satu tongkatnya berujung runcing, satu buahnya ketapel dan 10 kelereng, hingga berbagai senjata tajam dengan jenis celurit serta pedang tersebut yang ada di mobil laskar FPI.

Dari pantauan detikcom sendiri, rekonstruksi di TKP 3 berlangsung pada hari Senin 14 Desember 2020 kemarin, sekitar pukul 02.20 WIB. “Petugas melakukan penggeledahan yang menemukan HP hingga dompet,” ungkap sang penyidik. Hp serta dompet dari hasil geledahan pihak kepolisian tersebut sempat diletakkan di warung, tepat di depan lokasi kejadian dengan berdekatan exit area tersebut. Pada saat kejadian tersebut, pihak kepolisian sendiri membawa dua anggota laskar Front Pembela Islam yang sudah meninggal dunia di kejadian.

Geledah Mobil Laskar FPI

Dan empat orang lainnya dari anggota laskar FPI dibawa untuk diperiksa di polda metro jaya. Dengan kejadian reka ulang berikutnya, diperlihatkan bahwa adanya empat orang anggota Front Pembela Islam berusaha untuk menyerang pihak kepolisian pada saat akan dibawa oleh polisi, ke Polda Metro Jaya. Dalam reka adegan ulang tersebut, dalam mobil polisi anggota laskar FPI sendiri kondisinya tidak diborgol, dan dia berusaha untuk merebut senjata milik anggota polisi.

Hal tersebut terjadi direkonstruksi adanya titik keempat, sekitar satu kilometer dari rest area tersebut. Kejadian tersebut terpaksalah pihak kepolisian menembak anggota laskar FPI hingga meninggal dunia. Sebab dilakukan karena menyerang polisi hingga merebut senjata dari tangan polisi tersebut. Sontak dari pihak Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono sendiri mengatakan bahwa, terlihat dengan jelas adegan-adegan tersebut disajikan dengan rekonstruksi tersebut.

Terlihat dengan jelas pada saat di titik lokasi kejadian yang pertama, bahwa pihak kepolisian sudah dihadapkan dengan adanya penyerangan dari kelompok laskar Front Pembela Islam tersebut. Sebab mendapatkan adanya serangan di titik kejadian lokasi pertama, maka dengan begitulah pihak kepolisian sendiri langsung melakukan pengejaran hingga terjadilah baku tembak sesuai dengan adegan titik kejadian yang kedua itu.

“Rekonstruksi tersebut adalah hasil dari informasi acara pemeriksaan, petunjuk hingga olah kejadian tempat perkara,” ungkap pihak Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di lokasi rekonstruksi Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 51, pada hari Senin 14 Desember 2020 pagi dini hari, dikutip dari IDN Times. Tidak hanya itu saja, dari pihak Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan bahwa rekonstruksi berlangsung pada 00.35 hingga jam 04.30 tersebut berlangsung dengan lancar dan aman.

Dan sementara itu, dari Ketua Harian Kompas Benny Mamonto mengatakan bahwa, dirinya usaha menyakinkan anggota laskar FPI sudah melakukan penyerangan kepada pihak kepolisian dari awal. “Saya menyaksikan dari awal hingga akhir kejadian, saya menyaksikannya sendiri terjadi penyerangan yang sangat aktif menyerang dari awal kelompok tersebut,” ungkap pihak Ketua Harian Kompas Benny Mamonto dikutip dari IDN Times, pada hari Senin 14 Desember 2020.

Most Popular