31.6 C
Tangerang
Sunday, July 21, 2024
HomeEntertainmentReview Film Hocus Pocus 2, Nuansa Komedi Terbaik!

Review Film Hocus Pocus 2, Nuansa Komedi Terbaik!

Inajournal.com – Review Hocus Pocus 2, wajib untuk kamu simak baik-baik sehingga mengetahui keseruan filmnya. Sekuel para penyihir datang di film Hocus Pocus 2, filmnya membikin nuansa komedi Supernatural juga. Untuk jadwal filmnya sendiri, Hocus Pocus 2 sudah tayang pada 30 September 2022 kemarin. Film yang satu ini, disutradarai oleh Anne Fletcher, dan sinopsisnya dituliskan oleh Jen D’Angelo.

Perlu kamu ketahui juga kalau film yang satu ini telah diproduksi oleh Walt Disney Pictures. Pembuatan filmnya sendiri sudah dimulai sejak Oktober 2021 lalu di Newport, Rhode Island. Sekuelnya di awal seperti perilisan Tahun 1992, kembali lagi dibintangi oleh Bette Midler, Sara Jessica Parker, Kathy Najimy, dan Doug Jones.

Perlu diketahui juga kalau filmnya ada gabungan dari para pemeran baru Whitney Peak, Lilia Buckingham, Belissa Escobedo, Hannah Waddingham, Tony Hale, dan Sam Richardson. Kamu yang sudah menonton film sebelumnya, bisa membandingkan keseruan antara film sebelumnya dengan film lanjutan yang kedua. Daripada bingung, langsung saja simak baik-baik, reviewnya sehingga bisa cari tahu filmnya worth it atau tidak.

Review Hocus Pocus 2 dengan Para Pemeran Barunya di Tahun 2022

Review-Hocus-Pocus-2

     1. Sinopsis

Review Hocus Pocus 2 dari segi sinopsis, yaitu telah dibuka dengan sanderson sitter yang tidak sengaja dipanggil kembali melalui Black Flame Candle oleh Becca (Whitney Peak) dan Izzy (Belissa Escobedo). Sebetulnya mereka ini hanya membeli sebuah lilin penyihir yang merupakan gimmick untuk mengembalikan persahabatan Trio mereka saja dengan Cassie (Lilia Buckingham).

Rupanya membawa malapetaka dan adanya kekacauan di Salem. Tiga orang itu berencana melakukan balas dendam dan kini ketiga remaja perempuan yang bawa sanderson bersaudara, kembali menemukan cara menghentikan tiga penyihir tersebut. Hampir 30 tahun yang lalu, tiga penyihir sudah lama mati berusaha mencapai kehidupan dan keindahan Abadi dengan cara menyedot jiwa anak-anak Salem.

Menjadi sajian yang sangat seram untuk ditonton oleh semua orang yang tumbuh bersamanya dikala 1993 Silam. Setiap kejenakaan dan petualangan tiga anak yang sampai matahari terbit menghentikan mereka, pasti Yang penasaran dengan aksi ketiga remaja perempuan berhasil menghentikan Sanderson Sisters atau tidak.

     2. Membawa Unsur Klasik dengan Latar Modern

Kemudian membawa unsur klasik dengan latar modern, mengingat para remaja putri mengembalikan Trio penyihir jenius tersebut. Jembatan yang sangat sederhana memudahkan alur baru di Salem karena Masih Membekas dengan dongeng penyihir, yang kembali beraksi.

Tidak lama setelah Becca dan Izzy tidak sengaja membawa Sanderson Sister ke Salem, tragedi kekonyolan terus kembali. Tanpa ancaman yang besar, semua unsur sihir klasik dibawa kembali dan tidak akan membuat kalian ketakutan pastinya. Latar kota Saleem menjadi modern seperti menampilkan semua sihir masa lalu yang begitu sengaja membawa Sanderson Sisters ke Salem, tragedy kekonyolan terus kembali.

Tanpa ancaman yang besar, semua unsur sihir klasik yang dibawa kembali, tak akan membuat kalian ketakutan. Bahkan, latar kotak Salem modern, seperti menampilkan semua sihir di masa lalu yang begitu kuat tidak tertandingi.

     3. Visual Sihir Klasik Disney

Selanjutnya, visual sihir klasik Disney seperti mengingatkan kita dengan nostalgia klasiknya 19 tahun lalu. Efek-efek lawas cahaya dan kelihatan sihir masih dipakai dan beberapa CGI terlihat tidak begitu halus dibanding dengan film sihir modern yang lain.

Sayang sekali, untuk sajian streaming rumahan menjadi begitu murah dan hanya mengedepankan Sisi klasik serta komedinya saja. Meskipun semua latar didukung kostum khas Trio penyihir, masih masuk dan makin ciamik saja kok.

Nah, kalau kamu melihat visualnya dari Supernatural classic Disney film satu ini, suka atau tidak?

     4. Kesimpulan

Untuk kesimpulannya ketiga penyihir tidak berubah dengan kekonyolan mereka ketika sedang menyihir. Sakti namun tidak begitu pintar untuk membawa nuansa komedi yang menghibur di tangan nuansa Halloween paling menyeramkan di Hocus Pocus 2 ini.

Jembatan antara cerita lama dan baru disampaikan dengan sederhana melalui beberapa karakter yang baru untuk di masa kekinian. Adegan-adegan sihir klasik masih dilengkapi dengan efek hasil 90an dan cahaya yang kelihatan merupakan kekuatan sihir menghiasi layar.

Tidak menjadi sajian yang komedi, tetapi filmnya cukup sukses membawa Trio penyihir kembali menghibur pecinta film fantasi. Itulah ulasan lengkap mengenai review Hocus Pocus 2.

Most Popular