31.6 C
Tangerang
Friday, September 30, 2022
Home Entertainment Review Film Orphan: First Kill, Gak Kalah Seru Dari yang Pertama

Review Film Orphan: First Kill, Gak Kalah Seru Dari yang Pertama

Inajournal.com – Sebagian dari kamu mungkin sudah menonton film Orphan yang pertama rilis pada tanggal 2009 lalu dan terbilang cukup sukses. Film pertamanya menceritakan sepasang suami istri yang dirundung duka setelah mengalami keguguran, mereka memutuskan untuk mengadopsi anak perempuan dari panti asuhan yaitu Esther Albright alias Leena yang merupakan seorang dwarfisme. Setelah sukses dengan film pertamanya, pada tanggal 19 Agustus 2022 lalu resmi dirilisnya prekuel dari Orphan, penasaran dengan film keduanya ini? Berikut review film Orphan: First Kill yang katanya gak kalah seru dari film yang pertamanya.

Review Film Orphan: First Kill, Baca Sebelum Menonton!

Film-Orphan-First-Kill

  • Tipikal Alur Ceritanya Berbeda Dari Film Pertamanya

Diceritakan pada tahun 2007 ada seorang pasien paling berbahaya di sebuah RSJ pedalaman Estonia yang sudah berusia 31 tahun bernama Leena yang merencanakan strategi melarikan diri yang berjalan mulus. Setelah berhasil kabur, dia mencari daftar anak hilang yang fisiknya mirip dengan dirinya, dari sanalah asal muasal identitas Esther Albright disematkan pada diri Leena.

Kemudian Leena berpura-pura menjadi Esther dan kembali ke keluarganya di Amerika, ternyata keluarga Esther merupakan keluarga kaya raya di sana. Pada film yang pertamanya, plot twist terletak pada fakta ternyata Esther merupakan perempuan dewasa yang mengidap dwarfisme sehingga terlihat seperti anak kecil.

Lalu apa yang membedakan dengan film keduanya ini? Pada sekuel ini ternyata ada lebih dari satu antagonis, Esther memiliki lawan yang sepadan, sehingga alur ceritanya gak akan mudah ketebak oleh penonton.

  • Totalitas Performa Acting Isabelle Fuhrman

Totalitas peran yang dilakukan Isabel Fuhrman yaitu membawakan peran sebagai perempuan maniak yang patut untuk diapresiasi. Prekuel ini dibuat 13 tahun sejak film awal, otomatis fisik Isabelle akan ikut menua dan sulit untuk memerankan anak berusia 11 tahun. Namun dengan kualitas effect film, editing dan body double, Isabelle berhasil mempertahankan penampilannya seperti 13 tahun lalu, namun tetap saja dalam film ini perawakan Isabelle terlihat lebih tua.

Walaupun begitu, justru ini yang menambah kesan creepy pada sosok Esther, karakternya sebagai perempuan tua yang berdandan sebagai anak-anak semakin terlihat. Hal ini menyiratkan bahwa Leena masih amatir pada saat itu dibandingkan ketika dia sudah ditemukan oleh Kate dan John di tahun 2009, bahkan suara kekanakannya dengan campuran aksen rusia masih dipertahankan oleh Isabelle.

  • Latar Tempat yang Eye Catching

Film ini berlatar di pedalaman Estonia ketika musim dingin dan di kediaman mewah keluarga Albright di Amerika. Landscape latar tempat yang winterish dan tone lembut, membuat atmosfer thriller yang mencekam dan semakin suram.

Tidak hanya itu, latar tempatnya yang sangat indah dan natural, sehingga terlihat bagus direkam dari berbagai sudut, pencahayaannya pun dominan dilakukan dengan cahaya alami, sehingga menambah kesan realistisnya yang cukup kental.

  • Minim Jumpscare

Film ini lebih fokus pada alur ceritanya dibandingkan dengan tambahan jumpscare untuk menakut-nakuti. Tidak banyak adegan yang mengagetkan, namun nuansa mencekamnya tetap terasa karena pembawaan para karakter sangat bagus dan totalitas.

Adu peran Isabelle Fuhrmah dengan Julia Stiles yang berperan jadi ibu kandung Esther sangat intens dan menyenangkan untuk ditonton. Film keuda Orphan ini cocok banget buat kamu yang lebih suka silent tense alias ketegangan yang hening dan tidak begitu nyaman dengan adanya jumpscare.

  • Kemungkinan Sekuel FIlm Akan Dibuat

Sutradara William Brent Bell sempat melakukan interbow bersama dengan Dread Central pada tanggal 15 Agustus silam. Ia ditanya mengenai potensi kemunculan sekuel dari film ini dan ia menjawab bahwa Orphan: First Kill sukses, maka sekuel dari film ini akan segera direalisasikan, bahkan ide ceritanya sudah disiapkan gambaran besarnya.

Kemungkinan, jika benar akan terealisasi, waktu yang melatari film tersebut sekitar tahun 2007 hingga 2009 dan tidak mungkin lebih dari itu, karena Leena sudah terbunuh pada film pertamanya yang berlatar tahun 2009. Untuk menjadi franchise, sebuah film harus memiliki tiga judul dan apakah menurutmu Orphan sukses menjadi franchise? Sebagai informasi film Orphan: First Kill sudah tayang di Paramount+ dan beberapa layanan streaming lainnya, tonton segera!

Most Popular